Jenis-Jenis Es Krim di Dunia: Ragam Es Krim dari Berbagai Negara dan Budaya
Es krim merupakan salah satu makanan penutup paling populer di dunia. Meski secara umum dikenal sebagai makanan manis dan dingin, ternyata es krim memiliki banyak jenis dengan karakteristik berbeda-beda di setiap negara. Perbedaan bahan, teknik pembuatan, hingga budaya lokal membuat es krim di berbagai belahan dunia memiliki cita rasa dan tekstur yang unik.
Mulai dari es krim lembut berbahan susu, es krim rendah lemak, hingga es krim tradisional berbahan dasar air atau beras, semuanya mencerminkan kekayaan kuliner global. Artikel ini akan membahas secara lengkap jenis-jenis es krim di dunia, lengkap dengan ciri khas dan asal-usulnya.
Apa yang Membuat Jenis Es Krim Berbeda?
Perbedaan jenis es krim biasanya ditentukan oleh:
- Bahan dasar (susu, krim, air, santan)
- Kandungan lemak
- Proses pengadukan dan pembekuan
- Tekstur akhir
- Pengaruh budaya dan iklim
Karena itu, es krim di negara tropis bisa sangat berbeda dengan es krim di negara empat musim.
Jenis-Jenis Es Krim yang Populer di Dunia
1. Ice Cream (Es Krim Klasik)



Ini adalah jenis es krim yang paling umum dikenal secara global.
Ciri-ciri:
- Berbahan dasar susu dan krim
- Mengandung lemak cukup tinggi
- Tekstur lembut dan creamy
- Rasa beragam seperti vanila, cokelat, stroberi
Jenis ini banyak ditemukan di Amerika dan Eropa serta menjadi standar es krim internasional.
2. Gelato



Gelato berasal dari Italia dan terkenal di seluruh dunia.
Ciri-ciri:
- Kandungan lemak lebih rendah dari es krim biasa
- Lebih padat dan lembut
- Rasa lebih kuat
- Disajikan pada suhu sedikit lebih hangat
Gelato sering dianggap lebih โalamiโ karena menggunakan lebih banyak bahan segar.
3. Sorbet


Sorbet adalah es krim berbahan dasar air.
Ciri-ciri:
- Tidak mengandung susu atau krim
- Terbuat dari buah, gula, dan air
- Tekstur ringan dan segar
- Cocok untuk vegan dan intoleransi laktosa
Sorbet sangat populer di negara dengan iklim panas.
4. Sherbet


Sherbet berada di antara sorbet dan es krim.
Ciri-ciri:
- Mengandung sedikit susu atau krim
- Lebih creamy dari sorbet
- Rasa buah yang segar
Sherbet banyak dikonsumsi di Amerika dan beberapa negara Eropa.
5. Soft Serve


Soft serve sering dijumpai di pusat perbelanjaan dan restoran cepat saji.
Ciri-ciri:
- Tekstur sangat lembut
- Disajikan langsung dari mesin
- Kandungan udara lebih tinggi
- Cepat meleleh
Soft serve digemari karena rasanya ringan dan tampilannya menarik.
6. Frozen Yogurt

Frozen yogurt merupakan alternatif es krim yang lebih ringan.
Ciri-ciri:
- Berbahan dasar yogurt
- Rasa sedikit asam
- Lemak lebih rendah
- Sering diklaim lebih sehat
Frozen yogurt populer di kalangan pencinta gaya hidup sehat.
7. Kulfi


Kulfi berasal dari India dan Asia Selatan.
Ciri-ciri:
- Tekstur padat dan tidak terlalu lembut
- Dibuat dari susu yang dimasak lama
- Rasa khas seperti pistachio, saffron, dan cardamom
- Disajikan dalam bentuk stik atau cetakan kecil
Kulfi sering disebut sebagai es krim tradisional India.
8. Mochi Ice Cream


Mochi ice cream berasal dari Jepang.
Ciri-ciri:
- Es krim dibungkus adonan mochi dari tepung beras
- Tekstur kenyal di luar, lembut di dalam
- Ukuran kecil
- Rasa bervariasi
Jenis ini populer karena perpaduan tekstur yang unik.
9. Dondurma


Dondurma berasal dari Turki.
Ciri-ciri:
- Tekstur sangat kenyal dan elastis
- Tidak mudah meleleh
- Menggunakan bahan khusus seperti salep
- Sering disajikan dengan atraksi penjual
Dondurma terkenal karena keunikan teksturnya.
10. Es Krim Tradisional Asia Tenggara



Di Asia Tenggara, banyak es krim tradisional berbahan lokal.
Ciri-ciri:
- Menggunakan santan
- Rasa kelapa, durian, kacang hijau, atau ketan
- Tekstur lebih ringan
- Disajikan dengan topping tradisional
Jenis ini mencerminkan kekayaan bahan tropis.
11. Rolled Ice Cream


Rolled ice cream populer di Thailand dan kini mendunia.
Ciri-ciri:
- Dibuat di atas plat dingin
- Digulung saat setengah beku
- Proses pembuatan atraktif
- Bisa dikustomisasi langsung
Rolled ice cream lebih menonjolkan pengalaman visual.
12. Es Krim Vegan


Es krim vegan semakin populer secara global.
Ciri-ciri:
- Tanpa susu hewani
- Menggunakan susu nabati (almond, kedelai, kelapa)
- Cocok untuk vegan dan alergi susu
Jenis ini mencerminkan tren makanan berkelanjutan.
Tabel Ringkas Jenis-Jenis Es Krim di Dunia
| Jenis Es Krim | Bahan Utama | Ciri Khas |
|---|---|---|
| Ice Cream | Susu & krim | Creamy |
| Gelato | Susu | Padat & rasa kuat |
| Sorbet | Air & buah | Segar |
| Sherbet | Buah & susu | Ringan |
| Soft Serve | Susu | Sangat lembut |
| Frozen Yogurt | Yogurt | Rendah lemak |
| Kulfi | Susu kental | Padat |
| Mochi Ice Cream | Es krim & mochi | Kenyal |
| Dondurma | Susu khusus | Elastis |
| Tradisional Asia | Santan | Lokal |
| Rolled Ice Cream | Susu cair | Digulung |
| Vegan Ice Cream | Nabati | Dairy-free |
Mengapa Es Krim Berbeda di Tiap Negara?
Perbedaan jenis es krim dipengaruhi oleh:
- Iklim
- Ketersediaan bahan lokal
- Tradisi kuliner
- Preferensi rasa masyarakat
Karena itu, es krim menjadi salah satu contoh nyata bagaimana budaya memengaruhi makanan.
Kesimpulan
Jenis-jenis es krim di dunia sangat beragam, mulai dari es krim klasik berbahan susu dan krim, gelato yang padat dan kaya rasa, sorbet yang segar tanpa susu, hingga es krim tradisional yang mencerminkan budaya lokal masing-masing negara. Setiap jenis memiliki keunikan tersendiri, baik dari segi bahan, tekstur, maupun cara penyajiannya.
Dengan mengenal berbagai jenis es krim di dunia, kita tidak hanya menikmati rasanya, tetapi juga memahami kekayaan kuliner global yang tercermin dalam satu makanan sederhana bernama es krim. Dari Eropa hingga Asia, dari yang modern hingga tradisional, es krim selalu menjadi simbol kebahagiaan lintas budaya.