Perbedaan Sorbet, Sherbet, dan Ice Cream: Jangan Salah Pilih Dessert Dingin Favoritmu
Sorbet, sherbet, dan ice cream sama-sama termasuk dessert dingin yang menyegarkan. Sekilas, ketiganya tampak mirip: berwarna cerah, disajikan dingin, dan sering menggunakan rasa buah. Namun, sorbet, sherbet, dan ice cream sebenarnya sangat berbeda, baik dari segi bahan, tekstur, rasa, hingga kandungan lemak dan susu.
Banyak orang masih keliru menyebut ketiganya sebagai “es krim”. Padahal, memahami perbedaannya penting, terutama bagi mereka yang memperhatikan pola makan, alergi susu, atau sekadar ingin memilih dessert sesuai selera. Artikel ini akan membahas secara lengkap perbedaan sorbet, sherbet, dan ice cream agar Anda tidak salah pilih.
Gambaran Umum Dessert Beku
Sebelum masuk ke perbedaan detail, berikut gambaran singkat:
- Sorbet → tanpa susu, berbasis air dan buah
- Sherbet → sedikit susu, rasa buah dominan
- Ice Cream → susu & krim, tekstur creamy
Ketiganya dibekukan dan diaduk, tetapi komposisi dan hasil akhirnya sangat berbeda.
Apa Itu Sorbet?


Sorbet adalah dessert beku yang tidak mengandung susu sama sekali.
Ciri Utama Sorbet:
- Terbuat dari air, buah, dan gula
- Tanpa susu, krim, atau telur
- Tekstur ringan dan segar
- Rasa buah sangat dominan
Sorbet sangat populer di negara dengan iklim panas dan sering dijadikan dessert penutup untuk membersihkan rasa di mulut.
Cocok untuk:
- Vegan
- Intoleransi laktosa
- Pencinta dessert ringan dan segar
Apa Itu Sherbet?



Sherbet berada di “tengah-tengah” antara sorbet dan ice cream.
Ciri Utama Sherbet:
- Mengandung sedikit susu atau krim
- Tetap berbasis buah
- Tekstur lebih creamy daripada sorbet
- Lemak susu rendah
Sherbet memiliki rasa segar seperti sorbet, tetapi dengan sensasi lembut dari susu.
Cocok untuk:
- Pencinta rasa buah
- Ingin tekstur sedikit creamy
- Tidak ingin es krim yang terlalu berat
Apa Itu Ice Cream?



Ice cream adalah jenis dessert beku paling populer di dunia.
Ciri Utama Ice Cream:
- Berbahan dasar susu dan krim
- Kandungan lemak relatif tinggi
- Tekstur creamy dan lembut
- Rasa manis dominan
Ice cream bisa menggunakan buah, cokelat, vanila, atau berbagai varian rasa lainnya.
Cocok untuk:
- Pencinta dessert creamy
- Ingin rasa manis dan lembut
- Dessert klasik sepanjang masa
Perbedaan Sorbet, Sherbet, dan Ice Cream
1. Perbedaan Bahan Dasar



Sorbet
- Air
- Buah
- Gula
Sherbet
- Buah
- Air
- Sedikit susu atau krim
Ice Cream
- Susu
- Krim
- Gula
- Kadang telur
👉 Perbedaan utama terletak pada ada atau tidaknya susu.
2. Kandungan Lemak
Sorbet
- 0% lemak susu
Sherbet
- Lemak sangat rendah (sekitar 1–2%)
Ice Cream
- Lemak tinggi (10–18%)
Lemak inilah yang membuat ice cream terasa lebih “berat” dan creamy.
3. Tekstur

Sorbet
- Ringan
- Sedikit bertekstur es
- Cepat mencair
Sherbet
- Lebih lembut
- Sedikit creamy
Ice Cream
- Sangat creamy
- Halus
- Mengembang karena udara
4. Rasa
Sorbet
- Rasa buah sangat kuat
- Segar dan tajam
Sherbet
- Rasa buah dominan
- Sedikit creamy
Ice Cream
- Rasa manis dan creamy
- Buah tidak selalu dominan
Sorbet biasanya paling “jujur” menampilkan rasa buah asli.
5. Kandungan Susu dan Alergi



- Sorbet → aman untuk alergi susu
- Sherbet → tidak aman untuk alergi susu
- Ice cream → tidak aman untuk alergi susu
Ini penting bagi konsumen dengan intoleransi laktosa.
6. Jumlah Udara (Overrun)
Sorbet
- Udara sedikit
- Tekstur padat ringan
Sherbet
- Udara sedang
Ice Cream
- Udara banyak
- Tekstur mengembang dan lembut
Udara memengaruhi kekenyalan dan rasa di mulut.
7. Fungsi dalam Sajian



- Sorbet: sering jadi palate cleanser (penetral rasa)
- Sherbet: dessert ringan setelah makan
- Ice Cream: dessert utama atau camilan manis
Tabel Perbedaan Sorbet, Sherbet, dan Ice Cream
| Aspek | Sorbet | Sherbet | Ice Cream |
|---|---|---|---|
| Susu | Tidak ada | Sedikit | Banyak |
| Lemak | 0% | Rendah | Tinggi |
| Tekstur | Ringan | Semi-creamy | Creamy |
| Rasa | Buah kuat | Buah + creamy | Manis & lembut |
| Cocok vegan | Ya | Tidak | Tidak |
| Intoleransi laktosa | Aman | Tidak aman | Tidak aman |
Mana yang Lebih Sehat?



Secara umum:
- Sorbet → paling ringan dan rendah lemak
- Sherbet → sedang
- Ice Cream → paling tinggi kalori
Namun, tetap perhatikan:
- Kandungan gula
- Porsi konsumsi
Dessert tetap sebaiknya dinikmati secukupnya.
Kapan Sebaiknya Memilih Sorbet?
Pilih sorbet jika:
- Ingin dessert segar
- Menghindari susu
- Cuaca sangat panas
- Ingin rasa buah asli
Kapan Sebaiknya Memilih Sherbet?
Pilih sherbet jika:
- Ingin rasa buah
- Sedikit creamy
- Tidak ingin es krim terlalu berat
Kapan Sebaiknya Memilih Ice Cream?
Pilih ice cream jika:
- Ingin dessert klasik
- Menyukai tekstur creamy
- Tidak memiliki masalah dengan susu
Kesimpulan
Perbedaan sorbet, sherbet, dan ice cream terletak pada kandungan susu, lemak, tekstur, dan rasa. Sorbet adalah dessert beku tanpa susu dengan rasa buah yang segar, sherbet berada di tengah dengan sedikit susu dan tekstur semi-creamy, sedangkan ice cream adalah dessert paling creamy dengan kandungan susu dan lemak tertinggi.
Tidak ada yang lebih baik secara mutlak. Pilihan terbaik bergantung pada selera, kebutuhan diet, dan momen menikmati dessert. Dengan memahami perbedaannya, Anda bisa memilih dessert dingin yang paling sesuai—apakah itu sorbet yang ringan, sherbet yang seimbang, atau ice cream yang creamy dan memanjakan.